Posted by : Cak_Son Jumat, 17 April 2020


(9) I’rab dan Bina’ 

Kata ditinjau dari perubahan akhirnya dibagi menjadi 2:
1.      Bina’ / Mabni adalah tidak berubahnya akhir kata meskipun ada perbedaan amil yang masuk. Artinya, Mabni itu harokat akhirnya dalam sebuah kata tidak berubah alias akan selalu tetap seperti asal katanya. Contohnya: هُوَ، كَتَبَ، وَ، ذلك، ما، في
Diantara yang Mabni adalah:
Fi’il Madzi seperti kataba (كَتَبَ) maka selalu di fathah akhirnya.
Fi’il Amr seperti uktub (اُكْتُبْ) maka selalu disukun akhirnya.
Semua Huruf itu Mabni seperti: ما، وَ، في maka harokat huruf tersebut selalu seperti itu tidak bisa dirubah.
Selain itu, diantara yang Mabni adalah isim Dhomir, Isim Mausul, juga isim Isyarah.
Perhatikan Tabel berikut:

No
Isim yang Mabni
Contoh
1.
Isim Dhomir
أَنَا، أَنْتَ، أَنْتِ، هُوَ
2.
Isim Isyarah
هذا، تلك، هذه
3.
Isim Mausul, dll
الذي، التي

No
Fi’il yang Mabni
Contoh
1.
Fi’il Madhi
فَتَحَ
2.
Fi’il Amr
اجلس

No
Huruf yang Mabni
Contoh
1.
Huruf Jer
مِنْ، فِيْ، إلى،
2.
Huruf Istifham
مَا، مَنْ
3.
Huruf Athaf, dll
وَ، ثُمَّ،
Ingat: semua Huruf itu Mabni.

Karena itu, maka harakat akhirnya bisa tetap (Mabni) Dhommah, Fathah, Kasrah, atau Sukun.
Perhatikan Tabel berikut:

No
Jenis Mabni
Di Isim
Di Fi’il
Di Huruf
1.
Sukun
أَنَا
ضَرَبْتُ
مِنْ
2.
Fathah
أيْنَ
ضَرَبَ
ثُمَّ
3.
Dhommah
حَيْثً
ضَرَبُوْا
مُنْذُ
4.
Kasroh
أَمسِ
-
بِهِ
Dalam tabel ini maka harokat akhirnya kata akan selalu seperti itu (tetap).

2.      I’rab / Mu’rab adalah berubahnya akhir kata karena perbedaan amil yang masuk. Artinya, akhir dalam sebuah kata harokatnya bisa berubah.
Diantara yang Mu’rab adalah:
Fi’il Mudhori itu Mu’rob.
Adapun isim yang Mu’rob berarti sangat banyak atau selain yang disebutkan di atas dalam penjelasan isim Mabni.
Karena itu, maka harakat akhirnya bisa berubah (Mu’rob) menjadi Dhommah, Fathah, Kasroh, atau Sukun tergantung amil yang masuk pada kata tersebut.
Perhatikan Tabel Berikut ini:

No
Isim Mu’rob
Contoh
1.
Dhommah
جاء زيدٌ
2.
Fathah
ضَرَبْتُ زَيْدَا
3.
Kasroh
مَرَرْتُ بِزَيْدٍ
Dalam tabel tersebut kata Zaid bisa berubah menjadi Dhommah, Fathah dan Kasroh. Hal itu disebabkan karena adanya amil yang masuk.

I’rab ada 4: Rafa’, Nasab, Jer, Jazm.
I’rab yang khusus masuk pada Isim yaitu Rafa’, Nasab, Jer.
I’rab yang khusus masuk pada Fi’il yaitu Rafa’, Nasab, Jazm.

Tanda I’rab:
Rafa dengan Dhommah, Alif, Wawu.
Nasab dengan Fathah, Ya’.
Jazm dengan Sukun, Hadzfu/membuang.
Jer dengan Kasroh, Ya.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Total Tayangan Halaman

Popular Post

- Copyright © MBB -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -